Membuat Server Repository Debian 10
Repository merupakan sekumpulan paket-paket aplikasi atau program untuk sebuah sistem operasi linux yang digunakan untuk menunjang kinerja dari sebuah aplikasi, program, dan sebagainya yang didapatkan dari Server Mirror atau CD/DVD atau media penyimpanan lainnya. Dengan kata lain, repository adalah paket-paket khusus untuk sebuah sistem operasi yang kemudian paket-paket tersebut diinstal untuk mendapatkan kinerja lebih baik dari sebuah sistem operasi.
Repository mungkin hanya untuk program-program tertentu, seperti CPAN untuk bahasa pemrograman Perl, atau untuk seluruh sistem operasi. Operator repository tersebut biasanya menyediakan sebuah sistem manajemen paket, alat-alat yang dimaksudkan untuk mencari, menginstal dan sebaliknya memanipulasi paket perangkat lunak dari repositori.
I. TUJUAN :
1. Penjelasan tentang apa itu Respository.
2. Penjelasan cara membuat Server Repository Debian 10.
II. ALAT DAN BAHAN :
1. PC / Laptop.
2. OS Linux Debian 10.
3. FileZilla Client.
4. Charger.
5. Materi.
III. KESELAMATAN KERJA :
1. Berdoa sebelum praktek
2. Memakai baju praktek
3. Membersihkan ruang praktek
4. Menggunakan alas karpet.
5. Mematuhi peraturan yang ada.
6. Mengikuti panduan dari guru pembimbing.
7. Berdoa setelah praktek
IV. TEORI PENDUKUNG :
Pengertian Repository
Repository atau biasa dipanggil Repo merupakan tempat penyimpanan ratusan aplikasi atau program yang telah diatur sedemikian rupa dan tersedia untuk dapat diakses melalui internet. Bisa dibilang repository itu semacam sebuah server yang menyediakan penyimpanan khusus untuk aplikasi aplikasi atau file file yang dikelompokan.
Repository yan kita bahas kali ini adalah repository debian, yang berarti sebuah server yang berfungsi untuk menyimpan paket — paket aplikasi yang nantinya bisa kita gunakan di debian kita.Analogi dari Repository sendiri itu semacan store aplikasi seperti Google Play Store, Apple Store yang mana untuk menyimpan kumpulan aplikasi aplikasi yang nanti bisa kita gunakan untuk debian kita.
Pengertian APT (Advanced Package Tool)
Apt adalah antarmuka yang bisa kita gunakan untuk mengakses pemasangan aplikasi, pencopotan aplikasi atau istilah umunya adalah Package Manager. Tidak seperti analogi App Store seperti Google Play Store dimana mereka punya GUI, sedangkan APT sendiri adalah aplikasi yang sudah melekat di linux yang bisa kita gunakan untuk memasang aplikasi, tentunya aplikasi yang kita pasang berasal dari sebuah sumber instalasi yang kita sebut Repository. Jadi APT berfungsi untuk kumpulan perintah yang user akses, dan APT bekerja sama dengan Repository untuk melakukan itu semua.
Klasifikasi Repository :
Main – perangkat lunak sumber terbuka yang didukung secara resmi. Canonical memberikan dukungan resmi untuk paket-paket ini. Setiap paket perangkat lunak sumber terbuka yang disertakan dalam instalasi default disertakan bersama dengan beberapa paket penting lainnya.
Restricted – yang didukung secara resmi, perangkat lunak sumber tertutup – mis., Driver perangkat keras – didukung selama rilis.
Universe – dikelola komunitas, sumber terbuka. Mayoritas perangkat lunak Ubuntu berasal dari repositori ini. Canonical tidak memberikan dukungan atau pembaruan resmi.
Multiverse – perangkat lunak yang tidak didukung, sumber tertutup, dan terbebani paten.
V. LANGKAH KERJA :
1. Lakukan repository biasa dengan mengetikkan command apt-cdrom add
2. Masukkan DVD 1.
3. Kemudian eject lalu masukkan DVD 2.Lakukan cara tersebut sampai DVD 3.
4. Ketikkan command apt update untuk mengupdate repository



Komentar
Posting Komentar